Jumat, 17 Maret 2017

ERP, ODOO, & MODUL ODOO (DN) #UPERP10T02E


Penggunaan aplikasi ERP optimalkan gerak roda bisnis maskapai.




Semakin berkembangnya dunia penerbangan di Indonesia dalam beberapa tahun belakangan ini memperlihatkan masih besarnya potensi bisnis yang ada di industri ini. Setiap maskapai baik yang memiliki tujuan penerbangan ke seluruh Nusantara maupun maskapai yang melayani rute-rute perintis terus berpacu untuk dapat menjalankan dan mengoptimalkan roda bisnis mereka. Saat ini tercatat lebih dari 20 maskapai yang beroperasi di Indonesia dan setiap maskapai tersebut harus dapat melakukan pengambilan keputusan yang tepat untuk pengembangan bisnis mereka di masa yang akan datang. Setiap elemen yang ada pada maskapai saat ini seperti: logistik, operasi, penjualan, persediaan, keuangan, akuntansi, pembelian, produksi dan sumber daya manusia  harus dapat saling terhubung dan terintegrasi sehingga proses bisnis maskapai tersebut dapat berjalan secara optimal.


Enterprise Resource Planning (ERP) adalah sebuah aplikasi manajemen bisnis yang memudahkan pengelolaan bisnis secara terintegrasi. Dewasa ini perusahaan memperhitungkan ERP sebagai bagian penting dari suatu organisasi. ERP mengintegrasikan berbagai sistem informasi di dalam perusahaan. ERP mampu menyediakan informasi secara real-time tentang proses bisnis inti perusahaan seperti produksi, order processing, dan inventory management. ERP memantau sumber  daya perusahaan seperti uang, bahan mentah, kapasitas produksi, dan pegawai. ERP dipergunakan untuk mengelola status komitmen bisnis yang dibuat misalnya customer orders, purchase orders, and employee payroll. Dengan ERP data dapat dimasukkan ke dalam sistem dari berbagai departemen (manufacturing, purchasing, sales, accounting, dsb.) ERP mengelola data secara sentral sehingga hanya perlu sekali saja memasukkan data untuk selanjutnya dimanfaatkan oleh berbagai proses bisnis lainnya. ERP melancarkan arus informasi yang berjalan lintas fungsi di dalam organisasi sampai kepada hubungan dengan para stake holder di luar perusahaan.

Pada awalnya ERP berfokus untuk otomasi fungsi-fungsi back-office misalnya seperti akuntasi dan keuangan, pembelian (pengadaan procurement) dan pergudangan, logistik produksi dan perawatan, sales dan distribusi, dan penggajian dan kepegawaian. Kemudian fungsi front-office juga dimasukan ke dalam ERP seperti CRM (Customer Relationship Management) dan SRM (Supplier Relationship Management). Penerapan teknologi internet portal di dalam ERP memungkinkan perusahaan melakukan berbagai ragam kolaborasi. Baik kolaborasi antar pegawai di dalam perusahaan maupun kolaborasi perusahaan dengan para rekan bisnisnya. Perkembangan selanjutnya ERP juga memasukkan/mengintegrasikan  komponen BI (Business Intelligence) dan Management Cockpit. Dengan komponen seperti itu maka ERP dapat menjadi satu solusi komplit untuk menjawab kebutuhan sistem informasi yang terintegrasi bagi perusahaan.

Pada intinya ERP menolong perusahaan untuk bekerja lebih efisien dengan meminimumkan (atau bahkan menghilangkan) halangan arus informasi antar unit kerja. Selain itu solusi ERP dapat :

  1. Memberikan pandangan global, real-time akan data/informasi yang bisa dimanfaatkan secara proaktif untuk pengambilan keputusan dan mendorong perbaikan.
  2. Meningkatkan kepatuhan kepada standar peraturan sistem keuangan dan mengurangi resiko.
  3. Mengotomasi operasional proses bisnis initi misalnya seperti lead-to-cashorder-to-fulfillmentprocure-to-pay, dsb.
  4. Meningkatkan layanan pelanggan dengan menyediakan satu sumber untuk penagihan dan relationship tracking.
  5. Mengeliminasi redundansi pada proses dan sistem informasi sehinga secara menyeluruh dapat menurunkan biaya operasional.
  6. Meningkatkan kualitas kerja dengan mengimplementasikan best practices yang ada di dalam sistem ERP.


Pengenalan Aplikasi Odoo




Sejarah Odoo,


Dahulu Odoo bernama Tiny Erp yang di kembangkan oleh perusahaan Tiny SPRLyang ada di belgia yang ditulis dengan bahasa Python. Pada tahun 2005 – 2007 Tiny Erp meluncurkan aplikasi yang bernama Tiny ERP dari versi 1.0 sampai versi 4.0, selanjutnya pada tahun 2009 – 2012 Tiny Erp berganti nama menjadi Open ERP dari versi 5.0 sampai 7.0, dan terakhir pada tahun 2014 diluncurkan aplikasi yang bernama Oddo versi 8.0, selanjutnya pada tahun 2015 direncanakan peluncuran Odoo dengan versi 9.0. oddo sendiri banyak menawarkan keunggulan dibandingkan dengan sistemm ERP yang lainnya, dengan menggunakan arsitektur web, kemudahan penggunaan dan fleksibilitas. Odoo sendiri merupakan system yang dikagumi dan digemari dimana perhari orang melakukan download sebanyak 10000 kali.

Mungkin teman-teman bertanya kenapa aplikasi dahulunya Tiny Erp kemudian menjadi Open Erp dan terakhir bisa menjadi Odoo? Baiklah, disini saya akan menjelaskan kenapa Aplikasi Tiny ERP bisa menjadi Odoo?, dahulu para peneliti telah membuktikan bahwa secara tidak langsung keberhasilan star up berhubungan dengan jumlah “O” , dimana kita ketahui tentang Facebook, Google, Yahoo dan sejenisnya.

Keunggulan Sistem Odoo

Odoo merupakan system manajemen yang bersifat open source, mudah dalam pemasangan (installasi), system Odoo ada yang berbasis web, desktop dan mobile, User Fiendly, Adanya komunitas khusus di Indonesia, modul yang lengkap dan terintegrasi, kumudahan dalam customization, pengurangan biaya, penghematan waktu dan peningkatan control dengan analisis skala enterprise dan menghindari redundansi dari pemasukan data dan operasi.

Kelemahan Sistem Oddo

Setelah saya menjelaskan mengenai keunggulan dari system Odoo, disini yang akan membahas mengenai kelemahan dari system Odoo, adapun kelemahan dari system Odoo ini adalah sebagai berikut:

Aplikasi server hanya bias dipasang (Instalasi) pada windows dan linux,
Tidak semua modul cocok dengan perusahaan anda,
Odoo dikembangkan oleh komunitas, maka setiap saat program ini banyak mengalami perubahan dan perbaikan.

Odoo dikembangkan dengan bahasa pemrograman Phyton, komunitasnya belum terlalu banyak sehingga kalau ada masalah sulit mencari support.

Manfaat Penerapan Sistem Odoo,

Odoo menawarkan system terintegrasi dalam perusahaan. Sehingga proses pengambilan keputusan dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien.

Odoo memungkinkan integrasi secara global.

Odoo menghilangkan kebutuhan update data secara berkala yang dilakukan pada sistem yang terpisah.



OpenERP berubah menjadi Odoo.




Bergerak menuju wilayah baru, di luar ERP

OpenERP bergerak ke wilayah-wilayah baru, di luar ERP. Kami merilis sebuah open source CMS, sebuah eCommerce yang mengguncang, dan sebuah mesin Business Intelligence. Mengintegrasikan penjualan Anda dengan persediaan, akuntansi dan pabrik adalah satu hal. Tapi kami berpikir perusahaan modern berhak yang lebih pantas dari itu.

Perusahaan yang baik harus mengintegrasikan semua saluran penjualan mereka: titik penjualan, eCommerce, penjualan inbound. Perusahaan yang baik harus memiliki keterkaitan penuh antara kegiatan pemasaran, pelaporan, dan CRM mereka. Perusahaan yang baik membutuhkan aplikasi manajemen proyek mereka terhubung dengan timesheets mereka, aplikasi keuangan dan akuntansi.

Dengan 3.000+ apps, OpenERP adalah unik. Tidak ada produk lain yang bisa melakukan integrasi pada tingkat out-of-the-box seperti ini. Untuk alasan ini kami pikir sudah waktunya untuk membedakan OpenERP dari pemain ERP tradisional. Tidak ada perbandingan lagi.

Jadi, kami berganti nama produk dan perusahaan menjadi "Odoo".
Mengapa Odoo?

Kami membutuhkan merek yang bebas dari kendala. Kami ingin merek untuk merilis aplikasi ERP seperti penjualan, akuntansi, persediaan, pengadaan. Tapi merek ini juga harus sesuai dengan aplikasi terbaru kami seperti  website builder, e-commerce, point of sales atau intelijen bisnis. Odoo tumbuh begitu cepat sehingga kami juga berharap untuk merilis hal-hal yang bahkan tidak terpikirkan hari ini. Bisa jadi itu aplikasi yang tidak kompatibel dengan persepsi orang atas sebuah ERP. Jika kami perlu membangun roket untuk memberdayakan pengguna kami, kami akan melakukannya.

Odoo adalah paket aplikasi bisnis, bukan hanya ERP. Sebanyak 200.000 user menggunakan satu aplikasi saja. Untuk memecahkan "satu hambatan besar" citra ERP tradisional, kami ingin nama yang dapat digunakan untuk membuat nama pada setiap aplikasi standalone.

Memilih nama yang tepat sulit. Untuk menemukan nama yang sempurna, kami menganalisis nama-nama perusahaan internet terkemuka. Kami menemukan korelasi langsung antara nilai perusahaan dan jumlah 'O' dalam namanya. Grafik di bawah ini menunjukkan penilaian rata-rata dari 10 perusahaan internet sesuai dengan jumlah 'O' dalam nama mereka. Dengan tiga 'O' dalam namanya, 'Odoo' sejalan dengan ambisi kami.

Proses Desain
Untuk membuat logo kami bekerja dengan puluhan desainer. 

Untuk menentukan pedoman untuk merek baru, kami menggunakan pendekatan "utamakan situs web". Kami merancang website yang sempurna dengan menggunakan Odoo CMS. Ini menjadi acuan untuk gaya semua material pemasaran dan identitas: kartu nama, roll-up, t-shirt, presentasi powerpoint, dll.

Mengenai strategi

Kami menghapus kata-kata "Open" dan "ERP" dari nama kami. Tapi Odoo adalah dan selalu akan sepenuhnya open source. Model bisnis open source kami tidak berubah. Demikian pula untuk ERP-nya; prioritas utama Odoo saat ini masih pada aplikasi manajemen seperti akuntansi, manajemen proyek, crm, persediaan, dll.


Definisi dan Fungsi dari Point of Sale (POS)







Dalam dunia bisnis, Point of Sale (POS) dapat diartikan sebagai tempat kasir (check-out counter) dengan mesin kasir (cash register). Sesuai dengan namanya, Point of Sale merupakan titik penjualan (check-out) dimana transaksi dapat dikatakan selesai. Ini adalah dimana pembeli dan penjual melakukan pembayaran atas barang/jasa yang sudah diterima. Pada POS penjual akan menghitung seluruh jumlah harga yang dibeli konsumen dan memberikan pilihan bagi pembeli untuk melakukan pembayaran serta mengeluarkan tanda terima transaksi pembelian yang biasa disebut dengan Struk.

Berikut adalah fungsi Point of Sale bagi para pemilik usaha:

1. Mendata setiap transaksi secara lengkap dan detail sehingga dapat menjumlahkan hasil penjualan pada saat itu ataupun dapat dipilih dalam periode tertentu.

2. Dapat menggunakan cek persediaan barang dimana pun secara acak. Hal ini akan mengurangi kecurangan atau kelalaian Anda dan para karyawan.

3. Laporan penjualan usaha Anda dapat diketahui secara online dan real-time. 

4. Anda dapat mengubah harga jual secara cepat dan mudah. Misalkan apabila barang yang Anda jual memang biasa naik dan turun mengikuti nilai tukar mata uang asing, Anda tidak perlu mengganti satu per satu dan memakan banyak waktu, namun dapat Anda ganti berdasarkan kategori barang.

5. Dapat mengetahui persediaan barang apa saja yang masih memiliki banyak stok ataupun yang mendekati habis sehingga Anda bisa dengan cekatan menyetok ulang barang tersebut.

6. Mempersingkat proses transaksi dan menjaga kenyamanan dan keamanan setiap transaksi yang berlangsung.

Apa yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk membeli sistem Point of Sale untuk usaha Anda? Berikut adalah rincian yang perlu Anda cermati.

1. Harga dan Kualitas

Sebelum Anda membeli, pastikan Anda mengetahui apa yang sebenarnya usaha Anda butuhkan sehingga Anda dapat mengoptimalkan pengeluaran Anda. Kebanyakan Point of Sale membutuhkan investasi uang yang tidak murah terlebih apabila Anda memiliki lebih dari satu cabang. Fitur tambahan juga biasanya memerlukan biaya tambahan juga. Garansi juga hanya bertahan selama beberapa bulan hingga setahun. Pastikan selalu menanyakan pada sales yang menjual sistem POS kepada Anda harga untuk pemasangan alat, instalasi aplikasi, peningkatan software, dan bantuan sebelum Anda menentukan bahwa POS tersebut cocok untuk Anda.

2. Perangkat yang Diperlukan

Pastikan Anda membeli perangkat keras (Hardware) dan perangkat lunak (Software) untuk sistem POS. Hardware meliputi layar monitor yang dapat disentuh ataupun menggunakan kursor yang ditempatkan pada titik-titik tertentu seperti dibelakang meja layanan pelanggan, dibelakang meja bar dan lainnya. Hardware juga mencakup setiap server jaringan yang diperlukan, peralatan sistem tampilan dapur, hingga komputer yang akan digunakan.

3. Perangkat Lunak Untuk Melacak Data

Perangkat lunak atau Software mencakup semua program yang Anda butuhkan dalam sebuah Point of Sale, Finansial usaha Anda, laporan inventori, hingga mencakup sistem kepuasan pelanggan. Software bahkan dapat menggunakan data karyawan untuk membantu Anda dalam menyusun jadwal karyawan dan membuat pekerjaan yang merepotkan dan membuang waktu tersebut menjadi lebih mudah.

4. Laporan Keuangan yang Lengkap

Pastikan bahwan sistem POS Anda memungkinkan Anda untuk menyediakan laporan keuangan Anda secara rinci, laporan yang pasti dan memudahkan Anda yang awam dengan istilah istilah akuntansi yang membingungkan menjadi lebih mudah dimengerti. Dengan laporan keuangan yang lengkap, Anda bisa dengan mudah menentukan tindakan Anda selanjutnya dalam menjalankan usaha Anda dan juga tidak ada lagi waktu yang terbuang hanya untuk merekap hasil penjualan setiap malamnya.

5. Ramah untuk Digunakan

Sebuah sistem POS yang membingungkan atau membutuhkan pelatihan secara intensif hanya akan membuat hidup Anda semakin rumit. Tidak hanya akan membuat para karyawan Anda jengah dalam menggunakannya, tetapi juga akan melambatkan kecepatan proses transaksi. Dengan menggunakan tampilan yang ramah untuk digunakan, Anda bisa secara otodidak untuk mempelajari sistem tersebut tanpa harus menunggu orang lain menjelaskannya kepada Anda.

6. Dukungan teknis

Bukan masalah apakah Anda mengalami masalah saat sekarang ataupun dimasa yang mendatang, tapi ketika akan ada masalah dengan sistem POS Anda. Dengan mencari sistem POS yang menyediakan jasa teknisi yang sudah ahli dalam bidangnya dan setiap waktu dapat membantu Anda apabila menemukan suatu kerusakan atau kesalahan dalam pengaturan, akan membuat Anda merasa lebih aman dan nyaman apalagi kalau dukungan teknis tersebut tidak dipungut biaya tambahan.


SEKIAN DAN TERIMA KASIH.





ERP, ODOO, & MODUL ODOO (LN) #UPERP10T02D


1. Enterprise Resources Planning - ERP





What is 'Enterprise Resource Planning - ERP'
Enterprise resource planning (ERP) is a process by which a company (often a manufacturer) manages and integrates the important parts of its business. An ERP management information system integrates areas such as planning, purchasing, inventory, sales, marketing, finance and human resources.

ERP is most frequently used in the context of software. As the methodology has become more popular, large software applications have been developed to help companies implement ERP.

BREAKING DOWN 'Enterprise Resource Planning - ERP'
Think of ERP as the glue that binds the different computer systems for a large organization. Typically, each department would have its own system optimized for that division's particular tasks. With ERP, each department still has its own system, but it can communicate and share information easier with the rest of the company.

The ERP software functions like some a central nervous system for a business. It collects information about the activity and state of different divisions of the body corporate and makes this information available to other parts where it can be used productively. Information on the ERP is added in real time by users. Any authorized user with a valid password and access to the network can access the system any time.

ERP resembles the human central nervous system. Its capacity transcends the collective ability of the individual parts to form what is known as consciousness. It helps a corporation become more self-aware by linking information about production, finance, distribution and human resources. ERP connects different technologies used by each individual part of a business, eliminating duplicate and incompatible technology that is costly to the corporation. This involves integrating accounts payable, stock-control systems, order-monitoring systems and customer databases into one system.

The first ERP system to be developed was SAP, a software firm that was established in 1972 by three software engineers based in Mannheim, Germany. SAP's goal was to link different parts of a business by sharing information gathered from those parts to help the company operate more efficiently.

Why ERP Systems Fail to Achieve Objectives
A company could experience cost overruns if its ERP system is not implemented carefully. An ERP system doesn't always eliminate inefficiencies within the business. The company needs to rethink the way it is organized, or else it will end up with incompatible technology.

ERP systems usually fail to achieve the objectives that influenced their installation because of a company's reluctance to abandon old working processes that are incompatible with the software. Some companies are reluctant to let go of old software that worked well in the past. Prevent ERP projects from being split into many smaller projects, which can result in cost overruns.



2. What is Odoo Open Source ERP ?





We look at Odoo’s open source software offerings, which go beyond ERP to include features such as CRM, e-commerce and BI.

Belgium-based Odoo made a name for itself under its previous name of OpenERP, with an open source ERP application that gained traction, especially in Europe. Over the past few years, the company has expanded into more areas of the enterprise application landscape.

Fabian Pinckaers, the company's CEO, said Odoo is used by large companies, small businesses, associations and other types of organizations. OpenERP changed its name to Odoo as Pinckaers saw that it was moving into new territories, beyond ERP. With content management, e-commerce and business intelligence (BI) gaining prominence, the ERP moniker was no longer broad enough. 

"Integrating your sales floor with inventory, accounting and manufacturing is one thing, but we think modern companies deserve more than this," said Pinckaers.

He boasts of the company's 3.000-plus apps and its out-of-the-box integration. For example, it integrates point-of-sale, e-commerce, sales, reporting, CRM, project management, timesheets, financial and accounting.
The Odoo name is based partly on whim and partly on an analysis of startups names; apparently, the more Os you have in your name, the more successful you tend to be. Think Microsoft, Google and Yahoo! to name a few.

Odoo 9's new features are split into four general categories:

Websites: Odoo revised the website builder to make it easier to design pages and to improve usability. In addition to websites, there are tools for forums, e-commerce, blogs, slides and an app that optimizes Google AdWords performance and is said to increase clicks and leads by over 40 percent.
Sales: This category encompasses sales, CRM, invoicing, POS, subscriptions and a tool to transmit, sign and approved documents online.
Operations: This is the heart of the old OpenERP suite, though it has been updated considerably. Modules include accounting, project management, human resources (HR), inventory, purchasing and manufacturing.
Productivity: These tools include communication, timesheet, email marketing, surveys and live chat.
Due to Odoo's open source model, it leverages thousands of developers to build over three hundred new apps per month in 23 languages. The company claims 2 million business users, with Toyota among them.

Odoo Versions: Free, Online or Enterprise

There are several versions of Odoo available.

Free: This is meant for those with less than 50 users and only covers one app. However, the single app can be used for unlimited users. As it is self-service, it may not be practical to attempt to use it with too many users. That said, all Odoo apps are now free on Odoo Online, as long as you use only one app. This includes unlimited users on the cloud.
Online: This costs $25 per user, per month. Again, this is meant for less than 50 users. In this case, it is serviced by Odoo using a pay-as-you-grow model.
Enterprise: This costs $25 per user, per month and is aimed at organizations with 500 or more users. Service is provided by an Odoo partner.
Compared to the other two versions, the free community version lacks version upgrades, big-fix guarantees, mobile functionality and various enterprise accounting features (dashboard, dynamic reports, bank interfaces, statement imports, check printing). In general, it offers "light" versions of many Odoo apps.

Odoo Community

Odoo is helped by the Odoo Community Association (OCA), a nonprofit with the purpose of promoting the widespread use of Odoo and supporting collaborative development of features. It also provides financial, organizational and legal support to the Odoo Open Source community.

This community offers online demos, downloads, a fast way to compare the various editions, a help desk, a forum, user guides and more for those who use the apps. There are also specific sections for developers and partners engaged with the company.

Odoo Expansion Plans

With the availability of hundreds of free Odoo apps in the cloud, the company intends to take on many of the big boys of the enterprise application landscape and move its user base from 2 million up to 10 million, according to its CEO.

 "Before Odoo, the only options to integrate all your applications were complex implementation projects through services such as SAP, Oracle or Microsoft Dynamics," said Pinckaers. "Now you can integrate all your business apps. The quality of most Odoo applications outperforms the top players in each category."








TELEGRAM KOMUNITAS ODOO #UPERP10T02C

Selamat soree semuaa....

Hujan deras dan petir di sore hari ini membuat saya tidak ingin banyak berbasa-basi.

Ini adalah Cara Bergabung dengan Komunitas Odoo Indonesia.


1. Silahkan mengunjungi https://desktop.telegram.org/
Kalian akan menemukan aplikasi telegram untuk windows, silahkan klik tombol Get Telegram for Windows untuk mendownload aplikasi tersebut.





2. Instal Telegram Selanjutnya silahkan kamu instal Telegram tersebut pada perangkat kamu.




3. Login menggunakan nomor HP Selanjutnya silahkan isi nomer HP kamu untuk melakukan login. Jika nomor kamu belum terdaftar silahkan sign-up untuk mengisi kode verifikasi yang otomatis dikirimkan oleh sistem pada nomer HP yang kamu cantumkan.




4. Kunjungi https://t.me/odooindonesia
Seetelah berhasil login silahkan masuk pada link diatas untuk bergabung kedalam Komunitas Odoo Indonesia.







Selamat kamu sudah bergabung dengan Komunitas Odoo Indonesia di Telegram. Semoga dengan fasilitas yang tersedia kegiatan belajar kita dapat lebih efektif :) Sampai jumpa di postingan selanjutnya.


Terima kasih.



Kamis, 16 Maret 2017

REVIEW BLOG 4 #UPERP10T02B.4

Pagi semua...

Di hari jumat yang sejuk ini semoga kita semua dapat keberkahan. Yooo langsung saja saya sambung kembali untuk review blog yang keempat atau yang terakhir.

Kali ini saya akan me-review blognya Gundam dengan link http://gundam-uperp20142.blogspot.co.id/

Diblognya kelompok gundam ini membahas mengenai proses transaksi dan mereka bertugas sebagai master data. Jika jauh berbeda sengan kelompok-kelompok lain, kelompok gundam juga sudah baik dalam memberikan pesan di blognya yang mudah dipahami dan dimengerti. Mereka juga menjabarkan dan menjelaskan dengan memberikan ss pada setiap tugas sebagai master data, seperti : proses edit company profile, proses edit customer, proses edit supplier, dan proses input produk.


Menurut saya cukup sekian review blognya, jika ada kesalahan tolong dimaafkan.

Salam dan Terima kasih.

Rabu, 15 Maret 2017

REVIEW BLOG 3 #UPERP10T02B.3

Untuk yang ketiga kalinya saya masih men-review blog teman-teman yang sudah ambil mata kuliah ERP System di semester-semester lalu.

Untuk Blog yang kali ini agak unik dan sedikit garing sebenernya (Garing... emangnya kerupuk). Jadi blognya DANNI NOVIANDI dengan link http://noharashinchan-uperp20132.blogspot.co.id/2014_04_01_archive.html hanya sekedar memberitahukan tugas pertama mata kuliah ini jadi agak sedikit bingung harus review bagian mananya hehe.... Tapi jangan berkecil hati, terutama untuk yang masih bingung dengan tugas pertama mata kuliah ini bisa coba buka linknya Danni yang sudah saya sediakan diatas.


Sekian dan Terima Kasih.

REVIEW BLOG 2 #UPERP10T02B.2

Selamat Sore.....

Masih disini, iya. masih review blog. Di-review blog yang kedua ini, kita akan me-review blognya ARI INDRIATY dengan link http://sailormoon-uperp20151.blogspot.co.id/

Jadi kelompoknya Ari ini menjelaskan lebih spesifik, yaitu menjelaskan alur transaksi fungsi sales dalam sebuah perusahaan. Seperti kelompok sebelumnya, kelompok ini juga sudah memberikan informasi yang sangat bagus dan dapat dipahami selain itu kelompok ini juga memberikan screenshot tahapan-tahapan fungsi sales di dalam perusahaan.

Secara garis besar tahapan-tahapannya sebagai berikut :

1. PT. Bank Optimis melakukan purchased ke PT. SMP Teratai.
2. PT. SMP Teratai mengirimkan Quotation ke PT. Bank Optimis.
3. PT. Bank Optimis mengirimkan PO ke PT. SMP Teratai.
4. PT. SMP Teratai mengirimkan sales order ke PT. Bank Optimis.
5. Dan yang terakhir adalah pembuatan invoice oleh PT. SMP Teratai.



Sekian Review Blog yang kedua. Mohon maaf jika ada kesalahan.


Terima kasih




REVIEW BLOG 1 #UPERP10T02B.1

Selamat siang semuanya.....

Hari ini saya akan sedikit me-review tugas kelompok di semester-semester lalu, untuk kesempatan kali ini saya akan me-review kelompoknya Wahyu Yuli dengan link http://kuro-uperp8.blogspot.co.id/

Apa sih yang sebenernya harus di review ? (Jujur, gw juga bingung HAHAHA). Menurut saya kelompok ini sudah cukup bagus dalam penerapan ERP System-nya.

1. Mereka men-screenshot account yang digunakan selama proses mata kuliah ERP.
2. Mereka telah menganalisis dengan baik transaksi sehari-hari yang berdampak baik juga dengan proses bisnis yang berjalan di perusahaan tsb.
3. Mereka menjelaskan cara mengunduh Modul Add On.
4. Mereka juga telah berkomunikasi antar kelompok dengan menggunakan slack seperti apa yang sudah diajarkan Pak Agung.
5. Kemudian video lengkap transaksi menggunakan Odoo.
6. Mereka juga menampilkan informasi perusahaan dan sekaligus sebagai media promosi dan penjualan.
7. Dan yang terakhir membuat bisnis proses secara rinci menggunakan aplikasi bizagi dengan tahapan-tahapan yang dapat dipahami.


Sekian review blog dari saya. Mohon maaf jika masih banyak kekurangan.

Terima kasih.